default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Mahasiswa Desak Jokowi untuk Istirahatkan Wiranto

Mahasiswa Desak Jokowi untuk Istirahatkan Wiranto
Peristiwa Nasional
Aliansi Mahasiswa yang menamakan dirinya Border Rakyat (Borak) meminta Presiden Jokowi istirahatkan Wiranto sebagai Menkopolhukam pasca peristiwa penusukan, Jakarta, Minggu (13/10/2019).
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

JAKARTA- Aliansi Mahasiswa Indonesia yang bernama Border Rakyat (Borak) mendesak Presiden RI Joko Widodo untuk mengistirahatkan dan membebastugaskan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto dari tugasnya.

Permintaan tersebut mereka lakukan dengan menggelar konferensi pers di YLBHI, Jakarta Pusat, Minggu (13/10).

Salah satu perwakilan Border Rakyat (Borak),  Azhar mengatakan permintaan untuk mengistirahatkan Wiranto berdasarkan dua peristiwa yang menimpanya.

Peristiwa pertama adalah ancaman pembunuhan kepada Wiranto pada bulan Mei lalu. sementara,  permintaan kedua adalah peristiwa penusukan yang menimpa Wiranto saat berkunjung ke Pandeglang, Banten.

"Borak tidak membenarkan peristiwa (penusukan) tersebut, serta demi menjaga kondisi dan keselamatan Wiranto maka Borak mendesak Presiden Jokowi untuk mengistirahatkan dan membebastugaskan Wiranto," ujar Azhar.

Selain menyangkut soal keamanan, Azhar menyatakan Wiranto juga telah gagal menjalankan tugasnya sebagai Menkopolhukam. Menurutnya hal tersebut terbukti dari banyaknya jumlah korban jiwa dari peristiwa demonstrasi di seluruh Indonesia.

"Ini terbukti dari banyaknya jumlah korban jiwa (dari peristiwa kericuhan belakangan Ini), bahkan ada kawan kami yang tertembak, itu bukti kegagalan Wiranto," ucapnya.

Selain soal Wiranto, Borak juga membahas soal korban demonstrasi 24-30 September yang menolak RKUHP di depan Gedung DPR RI dan wilayah lainnya.

Mereka mendesak supaya kepolisian mau membuka data korban demonstrasi dengan kekerasan, penangkapan dan yang hilang. Serta memberikan mereka ruang advokasi.

Borak terdiri dari berbagai kampus yaitu Universitas Al Azhar, Universitas Budi Luhur, Universitas Moestopo, Institut Sains dan Teknologi Nasional, Indonesia Banking School, Kalbis Institute, Aliansi Tanpa Nama Kampus, Aliansi Mahasiswa Indonesia Menggugat, Front Aksi Mahasiswa Semanggi.

Tidak hanya itu, Front Aksi Mahasiswa Universitas Indonesia, Front Aksi Mahasiswa Universitas Pasundan, Front Aksi Mahasiswa Universitas Mpu Tantular, Konsolidasi Mahasiswa Universitas Padjajaran juga tergabung pada jajarannya.


Kontributor : Anas
Editor : Imam Hairon
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar