default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Proyek Ambruk di SD Keting 02 Jember Itu, Senilai Rp 297.806.000

Proyek Ambruk di SD Keting 02 Jember Itu, Senilai Rp 297.806.000
Peristiwa Nasional
Papan nama proyek SDN 02 Keting, Desa Keting, Kecamatan Jombang, Kebupaten Jember, Jawa Timur
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

 

JEMBER - Proyek rehabilitasi untuk sekolah SDN 02 Keting, Desa Keting, Kecamatan Jombang, Kebupaten Jember, Jawa Timur senilai Rp 297.806.000.

Tertulis, di papan nama pelaksana CV.Ace Mitra Utama dan tertera tulisan besar 'Wujud 22 Janji Kerja Bupati'.

Bahkan, di bawahnya juga tertulis, 'Proyek ini dalam pengawalan dan pengamanan TP4G Kejaksaan Negeri Jember'.

Sebelumnya, Ketua Komisi D, Muhammad Hafidi saat dikonfirmasi wartawan lewat sambungan selulernya, Sabtu (14/12/2019) siang.

Hafidi juga mengaku curiga, takut ada indikasi permainan atas pembangunan proyek tersebut. 

Dia juga takut, kejadian tersebut akan menjadi beban psikis dan trauma bagi anak didik.

"Kami jelas curiga, proyek belum dipakai sudah ambruk duluan. Jangan-jangan rehab sekolah se-Kabupaten dikerjakan beberapa orang saja? Ada yang main-main," tegasnya.

Menurut Hafidi, sementara ini kecurigaannya mengarah pada pengerjaan proyek rehab sekolah secara sembarangan.

Legislator PKB ini juga mengatakan, tidak menutup kemungkinan proses lelang juga tidak sehat mengakibatkan pemenang tender perusahaan yang tidak profesional.

Hafidi mengaku sudah mengetahui, bahwa rekanan proyek yang mengerjakan yakni CV Ace Mitra Utama dengan anggaran kontrak Rp 297,8 juta. 

Proyek tersebut, kata dia, sudah berjalan sejak 30 Agustus sampai dengan 12 Desember atau dalam tempo 105 hari dan CV Trias Manunggal Perkasa selaku konsultan yang bertugas mengawasi jalannya proyek.

Bahkan, Hafidi juga mendapatkan bukti di lokasi bahwa baja ringan merk Fortuna dipakai sebagai kontruksi atap yang akhirnya ambruk itu.

"Sejak hari ini kami mulai inspeksi. Dan akan kami teruskan ke semua proyek rehab gedung sekolah. Jika sampai ditemukan pakai galvalum Fortuna, maka wajib kelas tersebut tidak boleh ditempati siswa belajar demi keselamatan, sampai ada jaminan tidak ambruk," lugasnya.

Lebih jauh Hafidi kembali mempertegas, bahwa pada tahun 2019, se-Kabupaten Jember ada 125 sekolah yang direhab.

"Total anggarannya mencapai Rp 36,2 miliar," sebutnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Jember, Edi Budi Susilo saat wartawan mencoba konfirmasi tidak menanggapi telepon dan pesan singkat permintaan konfirmasi.


Kontributor : Imam Khairon
Editor : Ach Fawaid
Publisher : Arifin
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar